Harian Berita – Todung Mulya Lubis selaku Deputi Hukum Ganjar Pranowo-Mahfud MD, masih tak percaya kalah di Bali dan Jawa Tengah dalam Pilpres 2024 ini.
Todung menyebut, bahwa dua daerah itu jadi basis suara mereka 14 Februari lalu. Tak hanya di Jateng dan Bali, tapi juga di NTT dan Sulawesi Utara.
“Saya tidak pernah percaya kenapa Ganjar-Mahfud itu tidak bisa menang di Bali, padahal itu stronghold-nya PDIP, kenapa Ganjar kalah di Jateng. Kenapa Ganjar kalah di Sulawesi Utara, unbelievable. NTT juga,” ujar Todung di posko pemenangan, Teuku Umar, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/3).
Dengan perolehan suara yang didapat Ganjar-Mahfud di sejumlah daerah tersebut, Todung yakin ada kesalahan dengan pemilu kali ini.
Hal ini tak berarti menolak, sebab Todung mengaku hanya ingin memperbaiki proses pemilu yang keliru.
“Jadi buat saya, there is something wrong with the election. Ada yang salah dengan proses pemilihan umum,” katanya.
Hingga kini, Todung mengaku masih menunggu hasil resmi yang nantinya segera diumumkan KPU. Apapun hasilnya, langkah yang nantinya disiapkan tim hukum akan bermuara ke Mahkamah Konsitusi (MK).
Akan tetapi, Todung merasa bahwa pemilu bukan hanya persoalan menang dan kalah. Sebab menurut Todung, lebih dari itu harus ada langkah untuk menyelamatkan demokrasi.
